Senin, 27 Juli 2009

logika utama – bekal hidup

ibarat mau piknik atau bepergian
bekal yang harus kita bawa
tergantung dengan

kemana kita akan pergi
kapan kita akan pergi
berapa lama kita akan pergi

semakin jauh dan semakin lama
maka bekal yang kita siapkan semakin banyak
semakin jelas waktu perginya
maka semakin mudah kita mempersiapkannya

jelas, kalau kita mau ke jakarta dibanding ke tokyo
maka bekal ke tokyo kita siapkan akan lebih dari jakarta
apalagi kalau ke london atau bahkan ke kutub utara

kita harus dan harus
menyiapkan sedini mungkin
selengkap mungkin dan
sebanyak mungkin
menyesuaikan dengan kondisi di sana
mulai dari passport, mungkin visa, jaket tebal, credit card, uang, dan lain lain.
membayangkan kesulitan dan kesenangan yang akan ditemui
bahkan bisa sampai tidak makan tidak tidur

sekarang, renungkan....bayangkan.....

kalau perginya jauuuh sekali sampai tak terhingga menuju alam akherat
kalau waktunya juga lamaa sekali bahkan tak terhingga dan tak kembali
waktunya tidak jelas, bisa nanti bisa besok atau kapan saja

apa kita sudah juga mempersiapkan dengan baik
sudahkah membayangkan bagaimana keadaan kita nanti
apakah kita selalu kepikiran mempersiapkannya

mestinya, bekal yang kita siapkan
jauuuuh semakin buanyak bahkan tak terbilang
dan karena tidak jelas berangkatnya
setiap saat kita harus siap pergi
tak kembali
meninggalkan semua yang dicintai

maka...

masihkan kita menomersatukan dunia
masihkah kita memprioritaskan yang lain, selain untuk Allah
sudahkah aktivitas kita semua karena Allah
masihkan kita menyia-nyiakan waktu kita

mari bersama introspeksi diri
diberi kesadaran mengenai semua tadi
semoga selalu diberi petunjuk olehNya
amin...

juli 2009

Tidak ada komentar: