Senin, 27 Juli 2009

logika utama – waktu hidup

perjalanan hidup kita
sejak lahir
sampai di akherat yang kekal
bisa diukur dan dibandingkan

kalau ada garis dan titik
sembilan bulan di kandungan ibarat satu titik
maka di kandungan hanya satu titik waktu

kalau manusia hidup tujuh puluhan tahun
dan sepuluh titik sama dengan sepuluh milimeter
atau satu sentimeter
maka tujuh puluh tahun
sama dengan tujuh sentimeter waktu
betapa pendeknya ya...perjalanan hidup kita

kemudian menuju
alam kubur dan akherat
yang waktunya sangat sangat puanjang
bahkan selama-lamanya
inilah tempat yang sebenar-benarnya

berapa sentimeter nanti garisnya
sepuluh sentimeter atau sepuluh meter
atau satu kilometer atau bahkan seribu kilometer
bukan.. lebih dari semuanya itu, karena ini
beribu ...bertrilyun kilometer
akan sepanjang-panjangnya

bayangkan tujuh sentimeter dibandingkan
hanya dengan satu kilometer
sangat tidak berarti

apalagi seribu ..sejuta...berkilo-kilo meter
tujuh senti meter jelas sangat-sangat tidak ada apa-apanya

jelas setetes air dari seluruh air di samudera dunia
setitik debu dari seluruh padang pasir di dunia

tapi tujuh sentimeter tadi
setetes air tadi
setitik debu tadi
atau hidup kita di dunia ini

sangat mempengaruhi
perjalanan yang amat amat panjang tadi
yang beribu sampai bertrilyun kilometer

maka tidak salah, katanya
hidup di dunia ini sekedar mampir
sekedar panggung sandiwara
penuh tipu muslihat dan topeng

untuk
menuju hidup yang sebenarnya
hidup senyata-nyatanya
yang selama-lamanya

kalau kita punya rencana jangka panjang
betulkah itu rencana jangka panjang yang nyata
jangan-jangan panjangnya masih tujuh sentimeter

kalau kita katanya profesional
betulkan kita sudah melihat mana yang prioritas
yang menguntungkan paling banyak dan jangka panjang

jangan-jangan hanya pingin kaya di dunia
atau pingin dihormati banyak orang
atau pingin pamer kekuatan

padahal semua itu milikNya
yang tidak akan dibawa terus lagi

kita lupa
datang tidak membawa apa-apa
hanya dipinjami dunia
untuk dimanfaatkan sebenar-benarnya
dan sebesar-besarnya
demi kehidupan yang selama-lamanya

masihkan kita menomersatukan dunia
masihkah kita memprioritaskan yang lain, selain untuk Allah
sudahkah aktivitas kita semua karena Allah
masihkan kita menyia-nyiakan waktu kita

mari bersama introspeksi diri
diberi kesadaran mengenai semua tadi
semoga selalu diberi petunjuk olehNya
amin...

juli 2009

Tidak ada komentar: