Minggu, 05 Juli 2009

nasihat santun dan bijak (1)

nasihat –nasihat ini disadur dari
bukunya Imam Nawai Al-Bantani
nasihat agar kita menjadi santun dan bijak

diambil yang terbaik dan pendek-pendek
agar mudah diingat dan diterapkan

dua hal yang sangat utama
-Iman kepada Allah
-Memberi manfaat kepada sesama muslim

Dua perumpamaan masuk kubur tanpa bekal
-Seakan mengarungi lautan tanpa perahu
-Seperti orang tenggelam meminta pertolongan

Dua kemuliaan
-Kemuliaan dunia bisa diraih dengan harta
-Kemuliaan akherat hanya bisa diraih dengan amal sholeh

Dua kesedihan
-Kesedihan dalam urusan dunia dapat menggelapkan hati
-Kesedihan dalam urusan akherat dapat menerangi hati

Dua jenis tangisan
-Barang siapa berbuat dosa, sementara dia tertawa (merasa bangga), kelak Allah akan memasukkan ke neraka dalam keadaan menangis
-Barang siapa taat kepada Allah, sementara dia menangis (takut kepada Allah), kelak Allah akan memasukkan ke surga dalam keadaan penuh kegembiraan

Dua bukti belum mengenal Allah dan dirinya sendiri
-Barang siapa yang menyangka punya penolong utama yang lebih kuat dari Allah, berarti ia belum mengenal Allah dengan baik
-Barang siapa yang menyangka punya musuh utama yang lebih kuat dari dorongan nafsunya, berarti ia belum mengenal dirinya dengan baik

Dua kerusakan
-Karena kerusakan lisan (daratan) maka menangislah manusia (karena disakiti)
-Karena kerusakan hati (lautan) maka menangislah malaikat (karena menyesalkannya)

Nafsu dan sabar
-Nafsu dapat menyebabkan pemimpin menjadi budak
-Sabar bisa menyebabkan budak menjadi raja

Dua pengendalian akal
-Berbahagialah orang yang dapat menjadikan akal sebagai raja, sedangkan nafsunya sebagai tawanan.
-Celakalah orang yang menjadikan nafsunya sebagai raja, sedangkan akalnya dijadikan tawanan.

Sumber dosa dan fitnah
-Sumber segala dosa adalah cinta dunia
-Sumber segala fitnah adalah tidak mau membayar zakat

Dua kenikmatan
-Jika engkau sudah merasakan nikmatnya dekat Allah
-Niscaya engkau dapat merasakan pahitnya jauh dari Allah

Tidak ada komentar: